Hal itu disampaikan Direktur Jenderal asosiasi internasional Israel–Azerbaijan “Azİz”, Lev Spivak, dalam keterangannya kepada Oxu.Az.
Seperti yang telah kami informasikan, mulai 29 September hingga 6 Oktober, delegasi yang terdiri dari para wali kota dan wakil wali kota dari sejumlah kota di Israel akan berkunjung ke Azerbaijan. Kunjungan delegasi tersebut disiapkan oleh asosiasi “Azİz”.
“Ada kesepakatan awal terkait hubungan kota kembar antara kota Quba di Azerbaijan dan kota Maalot-Tarshikha di Israel. Saya sangat berharap penandatanganan dokumen tersebut akan dilakukan selama kunjungan delegasi kami ke Azerbaijan saat ini,” kata L.Spivak, seraya menambahkan bahwa asosiasi “Azİz” telah menjalankan program kota kembar selama bertahun-tahun.
Menurutnya, delegasi tersebut mencakup para wali kota dan wakil wali kota dari 12 kota di Israel.
“Karena secara keseluruhan ada 67 kota di Israel, jumlah itu tergolong cukup banyak. Di negara kami, kota-kota dan para wali kotanya dianggap sebagai ‘kaki’ dari politik Israel. Orang-orang ini adalah aktivis dari berbagai partai, dan seiring waktu mereka menjadi anggota Knesset,” ujar Direktur Jenderal “Azİz”.
L.Spivak mengatakan bahwa dalam delegasi itu juga terdapat orang-orang keturunan Azerbaijan.
“Patut dicatat bahwa wali kota Maalot-Tarshikha Arkadi Pomeranets serta para wakil wali kota Adam Amilov dari Kiryat-Yam dan Mixail Sutovski dari Holon adalah keturunan Azerbaijan,” tambahnya.
Menurut L.Spivak, dalam rangka kunjungan tersebut, delegasi akan mengadakan pertemuan dengan Ketua Komite Negara Republik Azerbaijan untuk Urusan Diaspora Fuad Muradov, Menteri Pajak, Ketua Bersama Komisi Antarpemerintah Azerbaijan–Israel Mikayıl Cabbarov, Ketua Komite Negara untuk Urusan Pengungsi dan Pengungsi Internal Rövşən Rzayev, serta bersama para pemimpin komunitas keagamaan Yahudi di republik ini akan mengunjungi Pusat Heydar Aliyev dan Milli Məclis.
Program kunjungan juga mencakup perjalanan ke Quba, Permukiman Merah (Qırmızı qəsəbə) di Quba, Sumqayıt, Cagar Sejarah-Arsitektur Negara Gobustan, serta Kuil “Atəşgah”.
“Setiap tahun menjelang perayaan Sukkot Yahudi, kami menyelenggarakan berbagai kegiatan budaya di Azerbaijan. Kegiatan kami kali ini akan berlangsung menjelang kunjungan para wali kota. Dengan demikian, di pusat kreativitas yang menyandang nama Maqsud İbrahimbəyov akan diadakan pertemuan dengan para pemenang lomba puisi “Nəsimi-650” yang digelar di Israel. Sementara itu, di Museum Seni Nasional Azerbaijan akan berlangsung konser pemain flute terkenal asal Israel, Anatoliya Koqan,” kata L.Slivak.
Saat ini terdapat kota-kota kembar antara Israel dan Azerbaijan: Mingəçevir – Afula, İsmayıllı – Kiryat-Bialik, Şamaxı – Tirat Karmel, Qəbələ - Yokneam.
Komentar (0)
Masuk untuk berkomentar
Masuk